Топ-100

Pelatihan Ekspor Melahirkan UKM Yang Siap ‘Go Global’

11 Okt 2021
Madeinindonesia.com, platform teknologi yang menyediakan solusi ekspor, menyambut baik makin banyaknya pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang sudah mampu melakukan ekspor.
 
Ini merupakan hasil nyata dari program pendampingan ekspor Export Coaching Program (ECP) dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Kementerian Perdagangan.
 
Beberapa UKM ini sudah mulai menjalankan ekspor produk seperti damar batu dan lidi sawit, diantaranya CV Miracle Agro Spices dan CV Masagenah Group, ke pasar Asia Selatan.
 
Pelepasan ekspor kedua komoditas tersebut dilangsungkan di Sidoarjo, Jawa Timur, hari Jumat (8/10) lalu. Kedua UKM ini merupakan peserta program ECP.
 
Dalam sambutannya Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi mengatakan komoditas-komoditas ini diekspor ke India dan Pakistan yang merupakan
negara tujuan ekspor nontradisional di kawasan Asia Selatan.
 
“Jumlah peserta Export Coaching Program Kemendag yang berhasil ekspor kian bertambah. Pelaku usaha yang menjadi peserta pendampingan telah mampu merambah beberapa pasar ekspor nontradisonal dengan produk yang beraneka ragam,” kata Didi dalam pernyataan tertulis.
 
Komoditas damar batu diekspor oleh CV Miracle Agro Spices asal Sidoarjo, Jawa Timur. Damar batu produksi UKM ini berhasil diekspor ke India dengan nilai USD 56,7 ribu dan volume 20 kontainer 20 feet.
 
Jika memperhitungkan pengiriman sampai dengan November 2021 mendatang,
maka total transaksi ekspor yang akan didapatkan CV Miracle Agro Spices akan mencapai USD 113,5 ribu. CV Miracle Agro Spices merupakan peserta ECP 2021 untuk wilayah Jawa Timur.
 
ECP di Jawa Timur merupakan kerja sama PPEI Kemendag dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur.
 
Sementara itu, CV Masagenah Group asal Samarinda, Kalimantan Timur berhasil mengekspor perdana produk lidi sawit ke Pakistan sebanyak 1 kontainer 40 feet dengan total nilai ekspor USD 9,2 ribu. CV Masagenah Group merupakan peserta ECP di Kalimantan Timur. ECP di Kalimantan Timur merupakan hasil kerja sama Kemendag dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur.
 
“Kami ucapkan selamat atas keberhasilan menembus pasar ekspor ke India dan Pakistan kepada kedua pelaku usaha. Berhasil masuk ke pasar nontradisional merupakan hal yang membanggakan.
 
Semoga selanjutnya kinerja ekspor nonmigas kita terutama ke pasar-pasar nontradisonal semakin terdorong pesat,” ungkap Didi.