Топ-100

Menandai Akhir Tahun 2021, RI Lepas Ekspor Senilai Rp 35 Trilyun

27 Dec 2021
MadeinIndonesia.com - Menandai akhir tahun 2021 ini, pemerintah melepas ekspor senilai total Rp 35 trilyun dari berbagai daerah dan beragam produk. Momentum ini diharapkan bisa dijaga untuk mempercepat pemulihan ekonomi.
 
Acara pelepasan ekspor nasional itu dipusatkan di Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/12/2021). Selain Karawang, terdapat 17 daerah lain yang kontribusi ekspor Kamis kemarin, yakni Pangkal Pinang (Bangka Belitung); Pelalawan dan Pekanbaru (Riau); Lampung; Bogor dan Bekasi (Jawa Barat); Salatiga, Boyolali, dan Semarang (Jawa Tengah); Gresik dan Sidoarjo  (Jawa  Timur);  Yogyakarta (DIY);  Mataram  (NTB);  Pontianak  (Kalimantan  Barat); Samarinda (Kalimantan Timur), serta Serang dan Banten (Banten).
 
Secara keseluruhan, terdapat 26 Provinsi yang mendukung acara Pelepasan Ekspor Akhir Tahun2021. Adapun provinsi  tersebut  yaitu  Sumatra  Barat,  Kepulauan Riau,  Riau,  Bengkulu,  Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, JawaTimur,  Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat,  Kalimantan Tengah,Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat dan Nusa TenggaraTimur.
 
Menurut catatan, secara kumulatif kinerja ekspor Indonesia pada periode Januari-November 2021 mencapai USD 209,16 miliar atau naik 42,62 persen dibanding periode yang sama tahun 2020. Sementara itu, neraca perdagangan Indonesia bulan November 2021 mengalami surplus USD 3,51 miliar yang sekaligus melanjutkan tren surplus secara beruntun sejak Mei 2020 dan tercatat sebagai nilai ekspor bulanan tertinggi sepanjang sejarah.
 
Di antara produk Indonesia yang paling digemari pasar mancanegara adalah lemak dan minyak hewan/nabati, bahan bakar mineral, besi dan baja, mesin dan perlengkapan elektrik beserta bagiannya, serta karet dan produk karet, menurut pernyataan tertulis.
 
Sementara itu, terkait negara tujuan ekspor, beberapa negara yang merupakan pasar terbesar ekspor adalah Cina (USD 46 miliar); Amerika Serikat (USD 23,13miliar), Jepang (USD 15,18miliar), India (USD 11,87miliar) dan Malaysia (USD 9,66 miliar).
 
 
Mengomentari ekspor ini, Mendag Lutfi menegaskan bahwa ekonomi nasional mulai pulih. Momentum ini harus terus dijaga secara serius agar perekonomian Indonesia bisa lebih cepat bangkit dan tumbuh.
 
“Pelepasan ekspor ini merupakan kolaborasi dan kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan para pelaku usaha untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional serta meningkatkan kinerja ekspor nasional. Saya berharap pelepasan ekspor ini dapat memotivasi kalangan dunia usaha untuk terus mempertahankan dan memperluas pasar ekspornya,” kata Mendag M. Lutfi.
 
Acara "Pelepasan Ekspor Akhir Tahun 2021" ini dilaksanakan secara hibrida yang diikuti 278 eksportir dari 62 kabupaten/kota di 26 provinsi .
 
Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga, Gubernur Riau Syamsuar, Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Walikota Salatiga Yuliyanto, Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Bupati Boyolali Wahyu Irawan.
 
Sedangkan dari kalangan pengusaha dan asosiasi turut hadir Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Warih Andang Tjahjono, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Widjaja Kamdani, serta perwakilan dari Gabungan Perusahaan EksporcIndonesia (GPEI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).(KH)