Топ-100

Dubai Expo 2020 Diharapkan Jadi Pintu Ekspor

07 Okt 2021
Paviliun Indonesia di Dubai Expo 2020 dikabarkan berhasil menarik minat para pengunjung. Hingga hari Selasa (5/10) siang waktu setempat, tercatat hampir 11 ribu orang mengunjungi Paviliun Indonesia yang resmi dibuka pada Jumat malam lalu, 1 Oktober 2021.
 
Pembukaan Paviliun Indonesia dilakukan oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri Negara Urusan Perdagangan Luar Negeri UAE, Thani bin Ahmed Al Zeyoudi.
 
“Paviliun Indonesia bertemakan ‘Creating the Future, From Indonesia to the World’ menampilkan peradaban Indonesia di tiga zona waktu ‘Yesterday, Today and Tomorrow’, mengangkat kejayaan di masa lalu, sekarang dan masa depan menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang semakin bertambah dari mancanegara dan akan semakin bertambah,” jelas Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Didi Sumedi menjelaskan lewat pernyataan tertulis.
 
Paviliun Indonesia, lanjut Didi, memberikan cerita kepada para pengunjung bagaimana Indonesia sedang bersiap untuk masa depan yang lebih baik melalui proses digitalisasi. Salah satu daya tarik yang ditawarkan adalah video yang menampilkan potensi dan kekayaan alam Indonesia di dalam ruang teater.
 
Sejumlah produk unggulan yang ditampilkan di minggu pertama ini antara lain produk hasil olahan kelapa, kopi, tas dari kulit kopi, rempah-rempah, kerajinan tangan dari bambu dan lain sebagainya.
 
CEO KulakuIndonesia Mustopa Patapa dengan produksi hasil olahan kelapa yang ditampilkan di Paviliun Indonesia berskala UKM menyampaikan harapannya agar Expo 2020 Dubai membuka kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperluas pasar ekspor di mancanegara.
 
“Diharapkan Paviliun Indonesia dapat memberikan kesempatan dan membawa para pelaku usaha UMKM untuk memperluas pasar di internasional,” ungkapnya.
 
Sementara itu, CEO Virgil Coffee and Roastery, Putri Agustina, mengungkapkan, kopi Flores yang ia bawa berhasil menarik minat pengunjung di Paviliun Indonesia.
 
“Di sini saya tidak hanya mengenalkan kopi kepada pengunjung, tetapi juga mengenalkan kebudayaan dan potensi alam Flores. Sehingga, para pengunjung semakin tertarik dengan Flores sebagai bagian dari Indonesia,” ujar Putri.
 
Direktur Promosi Produk dan Citra Merry Maryati menambahkan, pada minggu pertama ini Paviliun Indonesia diisi dengan forum bisnis yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM).
 
Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, pada Januari-Agustus 2021, perdagangan Indonesia dengan UEA telah mencapai USD 2,53 miliar. Dari jumlah tersebut, ekspor Indonesia ke UEA sebesar USD 1,12 miliar dan impor Indonesia dari UEA sebesar USD 1,41 miliar.
 
Sementara itu, pada periode Januari—Juli 2021, perdagangan nonmigas Indonesia dengan UEA surplus sebesar USD 470,90 juta. Nilai ekspor nonmigas Indonesia ke UEA pada periode yang sama tercatat sebesar USD 953,49 juta. Sedangkan, nilai impor Indonesia dari UEA sebesar USD 482,59 juta.